Termasuk Kawasan Cagar Budaya, Trotoar Kebayoran Baru Bakal Direnovasi

Termasuk Kawasan Cagar Budaya, Trotoar Kebayoran Baru Bakal Direnovasi

Termasuk Kawasan Cagar Budaya, Trotoar Kebayoran Baru Bakal Direnovasi

Pemprov DKI Jakarta berencana merenovasi trotoar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lokasi ini terhitung merupakan salah satu fasilitas yang tergolong sebagai Cagar Budaya.
FS88BET
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan proyek ini bakal dikerjakan mulai Mei sampai Desember 2021. Pengerjaannya meliputi Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Gunawarman bersama keseluruhan panjang trotoar tidak cukup lebih 4,6 kilometer.

Menurutnya, penataan trotoar ini bakal mendukung kawasan Kebayoran Baru yang dikenal sebagai wilayah area tinggal, bisnis, pusat perbelanjaan, dan wisata bersama potensi pengembangan wisata kuliner nya.

“Hal ini perlu dapat dukungan oleh fasilitas publik lainnya bersama tidak menyingkirkan identitasnya sebagai Kawasan Cagar Budaya,” ujar Hari saat dikonfirmasi, Senin (1/3/2021).

Selain itu, trotoar ini terhitung bakal jadi anggota dari integrasi transportasi publik dalan rencana kawasan Transit Oriented Development (TOD). Berbagai moda angkutan lazim bakal membuka bersama fasilitas pedestrian ini.

“Menjadikannya Kawasan Oriented Development (TOD) bersama kemudahan aksesibilitas pejalan kaki dan juga kemudahan menuju berbagai akses moda transportasi (MRT, BRT, Bus Non BRT) di kawasan tersebut,” jelasnya.

Trotoar berikut nantinya terhitung bakal mengusung rencana penataan complete street. Artinya tersedia penataan ulang ruang jalan cocok bersama fungsinya untuk mengakomodir seluruh kebutuhan pengguna jalan.

“Sesuai porsi yang pas bersama memprioritaskan pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna transportasi umum,” jelasnya.

Dengan dijadikannya trotoar ini berkonsep TOD, maka fasilitas ini mendukung mobilitas 15-minute city untuk ragam kelas sosial ekonomi, dan juga mendorong shifting pindahan pengguna moda transportasi teristimewa di di dalam kawasan bersama transportasi publik dan atau sepeda.

Kunjungi Juga : Berita Seni & Hiburan

“Mendorong (Micro-Mobility) mobilitas jarak pendek bersama moda transportasi tidak bermotor, dan juga menata saluran utilitas kabel udara jadi bawah tanah,” pungkasnya.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *