Susul Angklung, Batik, dan Keris, Pantun Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Susul Angklung, Batik, dan Keris, Pantun Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Susul Angklung, Batik, dan Keris, Pantun Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Pantun ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Lembaga kebudayaan PBB UNESCO.
FS88BET
Keputusan ini ditetapkan didalam sidang di Markas Besar di Prancis. Sehari sehabis pertunjukkan Serumpun Berpantun yang melibatkan tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Mengutip dari IniBalikpapan.com — jaringan suara.com, Sebelumnya, Gawai Akbar Serumpun Berpantun memecahkan rekor berbalas pantun didalam jaringan terlama di dunia. Digelar sejak Pukul 08.00 sampai 22.00.

Pada jaman Pandemi Covid-19 ini, enzim kegembiraan dibutuhkan untuk memperkuat imunitas.

Berbalas pantun tercatat daring yakni 14 jam. Sedangkan dua hari sebelumnya, panitia tekhnis aktif menggelar diskusi.

Semuanya anggota dari bukti bahwa pantun hidup di negeri serumpun. Demam pantun makin merasa di jagat sosial media dan media mainstream.

Acara berbalas pantun dirancang dari Rumah Melayu MABM Kalimantan Barat. Seperti diuraikan narasumber lintas negara saat webinar Internasional Serumpun Berpantun yang dapat disimak di kanal YouTube teraju.id.

Begitupula Berbalas Pantun tematik yang dikemas didalam 11 sesi diliputi kegembiraan penuh etiket sopan dan santun.

Pantun WBTB ke-19 menyusul angklung, batik, dan keris yang sudah menghiasi Unesco.

Akunjungi Juga : Berita Seni & Hiburan

Namun pantun histori pertama di UNESCO yang diajukan secara serumpun. Model kebersamaan kelas dunia.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *