Papua Original Band Ajak Lestarikan Budaya Melalui Lagu Amabusurya

Papua Original Band Ajak Lestarikan Budaya Melalui Lagu Amabusurya

Papua Original Band Ajak Lestarikan Budaya Melalui Lagu Amabusurya

Papua Original Band kembali berkarya bersama lagu Amabusurya yang merupakan ciptaan Yohan Nova Sineri Musik serta aransemen berasal dari Etho.
Pasang Bola
Selama ini, Papua Original Band udah melanglangbuana ke beragam event didalam maupun luar negeri, bersama beragam tema tradisional sampai modern, nasional sampai internasional.

“Kami tetap mempertahankan yang namanya budaya, dan dapat tetap keluar terhadap musik Papua Original,” ujar Etho yang terhitung pemain bass sekaligus music director Papua Original Band.

Walaupun didalam kondisi pandemi di mana semua kegiatan dibatasi, Papua Original Band tetap bersyukur bisa bertahan bersama musikalitas mereka.

“Tapi dikarenakan campur tangan Tuhanlah kami tetap berjuang untuk tetap berkarya,dan kerena pengasihan Tuhan terhitung kami tetap bertahan sampai waktu ini,” terang Etho.

Berkarya Bersama

Papua Original Band terdiri berasal dari VIEN MANGKU, DOMMIN FENETIRUMA, ACHEL UDUAS, dan MAMBRI AWOM di vokal; lantas tersedia ETHO di bass dan music director, YEHESKIEL di Drum, YANCE DEDA di saxophone, ZARTEUS OSO di keyboard, dan NIEL di gitar.

“Kami tetap bersama untuk membawa dampak musik atau lagu area menjadi pilihan utama dan membawa dampak suatu hal yg berbeda,” terang Etho.

Kini, Papua Original Band kembali merilis single teranyar sesudah single berjudul “Status” di akhir tahun 2020. Tahun ini Papua Original Band back to the roots.

Lagu berbahasa Papua, lebih tepatnya berasal dari Kabupaten Waropen yang berjudul Amabusurya ciptaan Yohan Nova Sineri dapat dirilis oleh AQUARIUS MUSIKINDO dan AQUARIUS PUSTAKA MUSIK di semua platform digital dan Youtube channel.

Lagu AMABUSURYA artinya KETEMU TIGA CABANG SUNGAI, bercerita tentang anak piatu yang udah tidak mempunyai ayah. Ketika air pakai di muara kali, anak berikut masuk untuk lihat muka bapaknya, namun tidak menemukannya.

Sehingga, anak berikut terus berjalan mencari sampai di kali: IRISI, BORAE & JUMARO. Itulah sekilas arti berasal dari lagu AMABUSURYA.

“Papua Original Band mencoba membawa dampak lagu area ini bersama kemasan musik yang tetap kami usung yakni Etnic Groove. Perpaduan tradisional dan moderen bersama kemampuan terhadap rhythm yang membawa dampak lagu lebih bernyawa,” mengetahui Etho.

“Sehingga menjadi tidak benar satu pilihan bagi generasi milenial supaya tetap mencintai budaya sendiri, menjaga, melestarikan, dan mengembangkannya, dan berikan stimulan baru bagi mereka,” lanjutnya.

Kunjungi Juga : Berita Seni & Hiburan

“Bukan hanya anak-anak muda Papua namun semua anak-anak generasi muda semua Indonesia. Karena di situlah jati diri kita. Papua Original tetap mengusahakan supaya lagu area pun mempunyai nilai tersendiri di mata dunia dan menjadi pilihan di industri musik tanah air Indonesia,” pungkasnya.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *